Posted 29 Agustus 2025 by Bintang
Jantung kita bekerja tanpa henti setiap detik untuk memompa darah dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Namun, apa yang terjadi jika “jalannya” yaitu arteri koroner tersumbat? Tentu saja aliran darah akan terganggu, sehingga risiko nyeri dada (angina) bahkan serangan jantung dapat meningkat.
Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah jantung (arteri koroner) menyempit atau tersumbat akibat penumpukan plak yang terdiri dari lemak, kolesterol, hingga kalsium. Plak ini lama-kelamaan mengurangi aliran darah ke otot jantung.
Akibatnya:
Pasien dapat mengalami nyeri dada (angina)
Sesak napas
Hingga risiko serangan jantung yang mengancam jiwa
Stent adalah tabung kecil berbentuk jaring yang dimasukkan ke dalam arteri koroner melalui prosedur kateterisasi jantung. Setelah dipasang, stent berfungsi menjaga arteri tetap terbuka sehingga aliran darah ke jantung kembali lancar.
Pemasangan stent menjadi bagian penting dalam kardiologi intervensi karena manfaatnya yang besar, antara lain:
✅ Membuka kembali arteri yang tersumbat
✅ Melancarkan aliran darah ke otot jantung
✅ Mengurangi gejala seperti nyeri dada
✅ Mencegah risiko serangan jantung berulang
✅ Membantu pasien menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik
Stent merupakan solusi medis modern yang efektif untuk pasien dengan penyakit jantung koroner. Dengan membantu mengembalikan aliran darah, stent berperan penting dalam menjaga fungsi jantung tetap optimal dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Follow @Meditrans untuk update seputar teknologi kardiovaskular & solusi kesehatan jantung lainnya.