info-image
Strategi Pemilihan Akses Vaskular pada Prosedur PCI: Radial vs Femoral

Posted 29 Juni 2026 by Bintang

Pemilihan vascular access merupakan salah satu pertimbangan penting dalam prosedur Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Keputusan ini dapat memengaruhi berbagai aspek prosedur, mulai dari kenyamanan pasien hingga risiko komplikasi akses. Menariknya, tidak ada satu akses yang ideal untuk seluruh kasus PCI. Baik radial maupun femoral access memiliki peran penting dan dapat menjadi pilihan yang tepat pada kondisi klinis yang berbeda.

Dengan semakin banyaknya evidence dan inovasi perangkat intervensi, kemampuan operator untuk memilih strategi akses yang tepat menjadi bagian penting dari keberhasilan prosedur PCI.

Mengenal Dua Akses Utama dalam PCI

Saat melakukan PCI, dokter perlu memasukkan kateter menuju pembuluh darah jantung. Dua akses yang paling sering digunakan adalah Radial Access dan Femoral Access. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu dokter mencapai pembuluh darah jantung untuk melakukan tindakan medis.

  1. Radial Access: Prosedur ini dilakukan melalui arteri di pergelangan tangan pasien.
  2. Femoral Access: Prosedur ini dilakukan melalui arteri di lipat paha pasien.

Keunggulan Radial Access

Penggunaan radial access telah menjadi standar di banyak fasilitas kesehatan karena berbagai keuntungannya bagi pemulihan pasien. Beberapa penelitian menunjukkan radial access dikaitkan dengan:

  1. Risiko perdarahan yang lebih rendah dibandingkan akses lainnya.
  2. Risiko komplikasi akses yang lebih rendah.
  3. Pemulihan mobilitas yang cepat, di mana pasien dapat lebih cepat duduk dan bergerak setelah prosedur dilakukan.

Peran Penting Femoral Access

Meskipun radial access menawarkan kenyamanan pasca-tindakan, femoral access tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Pada kondisi tertentu, femoral access tetap menjadi pilihan penting karena beberapa alasan strategis:

  1. Arteri femoralis memiliki diameter pembuluh darah yang lebih besar.
  2. Ukuran pembuluh darah yang besar ini sangat mendukung penggunaan kateter dan perangkat berukuran besar.
  3. Karena kemampuannya mengakomodasi perangkat besar, akses ini masih banyak digunakan pada prosedur yang lebih kompleks.

Faktor Penentu dalam Pemilihan Akses

Dalam intervensi koroner, tidak ada satu akses yang ideal untuk semua pasien. Pemilihan akses bergantung pada banyak faktor.

Dokter atau operator akan mengevaluasi beberapa hal berikut sebelum mengambil keputusan:

  1. Kondisi klinis pasien.
  2. Kompleksitas lesi pada pembuluh darah yang akan ditangani.
  3. Jenis prosedur atau tingkat kesulitan intervensi yang direncanakan.
  4. Pertimbangan operator, termasuk keahlian dan kenyamanan dokter yang menangani.

Pada akhirnya, pemilihan akses perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasien, kompleksitas prosedur, dan pertimbangan operator agar tindakan berjalan aman dan efektif.

Referensi:

  1. Studi Mengenai Tren dan Hasil Klinis Radial Access: Reza Fazel, Sunil V Rao, David J Cohen, et al. Radial vs femoral access for percutaneous coronary intervention: temporal trends and outcomes in the USA, European Heart Journal, Volume 47, Issue 5, 1 February 2026, Pages 625-636. Link: https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehaf426
  2. Studi Mengenai Femoral Access pada Intervensi Kompleks: Kaushik Darbha, Vincent J. Long, Caleb M. Lowe, et al. Vascular access: Femoral, radial and large-bore alternative access, Progress in Cardiovascular Diseases, Volume 88, 2025, Pages 2-19. Link: https://doi.org/10.1016/j.pcad.2024.12.009
Meditrans
Posted Bintang

Selamat datang di Meditrans. Sebuah perusahaan kesehatan yang kami dirikan sejak 2012 di Surabaya yang sampai saat ini masih terus mengembangkan dirinya. Bersama tim yang berpengalaman di bidangnya, sejak awal dikembangkan, Meditrans telah melayani banyak rumah sakit dalam hal kebutuhan layanan kesehatan.