Posted 17 Agustus 2026 by Bintang
Dalam tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI), penanganan pembuluh darah koroner yang mengalami kalsifikasi (calcified lesion) memerlukan perhatian khusus. Sekadar mengetahui keberadaan kalsifikasi tidaklah cukup; pemahaman mendalam mengenai karakteristik morfologi, ketebalan, serta luas kalsifikasi sangat menentukan keberhasilan lesion preparation dan ekspansi stent.
Pencitraan konvensional seperti angiografi koroner memiliki keterbatasan dalam menilai struktur internal kalsifikasi secara mendetail. Oleh karena itu, penggunaan teknologi Optical Coherence Tomography (OCT) menjadi standar baru dalam evaluasi intravaskular resolusi tinggi.
Angiografi koroner berbasis sinar-X hanya memberikan gambaran 2 dimensi dari lumen pembuluh darah. Kondisi ini sering kali menyulitkan dokter spesialis jantung dalam membedakan kalsifikasi superfisial atau profundal, serta mengukur ketebalan kalsium yang dapat menghambat prosedur:
Kalsifikasi Koroner Berat
Hambatan Prosedural
Balloon crossing & expansion terganggu
Pengiriman stent (stent delivery) sulit
Risiko kegagalan pemetakan lesi
Komplikasi Klinis
Stent underexpansion / malapposition
Risiko tinggi stent thrombosis & restenosis
Kalsifikasi berat yang tidak terdiagnosa secara akurat dapat menyebabkan stent tidak mengembang secara optimal (stent underexpansion), yang merupakan salah satu prediktor utama timbulnya restenosis (penyempitan berulang) dan thrombosis di masa depan.

Cornaris™️ P-80E dari Vivolight menghadirkan sistem pencitraan Optical Coherence Tomography (OCT) intravaskular tingkat lanjut. Menggunakan gelombang cahaya inframerah dekat, OCT mampu menghasilkan gambaran penampang lintang (cross-sectional) pembuluh darah dengan resolusi hingga 10–15 mikron (10 kali lebih tinggi dibandingkan Intravascular Ultrasound / IVUS).
Salah satu keunggulan utama dari Cornaris™️ P-80E adalah pengintegrasian algoritma kecerdasan buatan (AI) melalui fitur Intelligent Calcium Assessment (ICA). Fitur ini secara otomatis mengidentifikasi dan mengukur parameter kalsifikasi koroner secara terstruktur dan presisi.
OCT Cornaris™ P-80E (AI Engine)
> Calcium Arc : Menilai derajat/lengkung kalsifikasi (0°–360°)
> Calcium Thickness : Menilai kedalaman & ketebalan kalsium (mm)
> Calcium Length : Menilai panjang lesi kalsifikasi (mm)
> Calcium Score : Memberikan skor kalkulasi risiko kalsifikasi

| Parameter Evaluasi | Angiografi Konvensional | OCT Cornaris™️ P-80E dengan AI (ICA) |
| Resolusi Gambar | Rendah (~0.5 mm) | Sangat Tinggi (10–15 µm) |
| Pencitraan Dinding Pembuluh | Hanya terlihat lumen (siluet) | Struktur lapisan pembuluh darah terlihat detail |
| Pengukuran Kalsium | Kualitatif / Estimasi | Kuantitatif (Arc, Thickness, Length, Score) |
| Deteksi AI | Tidak Ada | Intelligent Calcium Assessment (ICA) |
| Optimasi Stent | Subjektif | Objektif (evaluasi expansion & apposition) |
Integrasi OCT Cornaris™️ P-80E dengan teknologi Intelligent Calcium Assessment (ICA) memberikan lompatan besar dalam penanganan calcified coronary lesions. Dengan analisis berbasis AI yang cepat dan terstruktur, tim medis dapat merencanakan strategi lesion preparation secara lebih akurat, memilih perangkat intervensi yang tepat, dan memastikan stent terpasang dengan sempurna demi keselamatan pasien jangka panjang.

Tertarik menghadirkan teknologi Intravascular Imaging Cornaris™️ P-80E di laboratorium kateterisasi (Cathlab) Rumah Sakit Anda? Hubungi penyedia solusi teknologi kesehatan terpercaya: