Posted 11 Oktober 2026 by Bintang
Pemeriksaan angiografi koroner standar memungkinkan tim medis untuk melihat tingkat penyempitan lumen pembuluh darah secara anatomis. Namun, pada kasus lesi intermediate (penyempitan sekitar 40%–70%), visualisasi anatomi saja sering kali tidak cukup untuk menentukan apakah penyempitan tersebut secara fungsional menghambat aliran darah.
Oleh karena itu, pertanyaan utama dalam evaluasi lesi tidak lagi sekadar “Seberapa sempit pembuluh darah tersebut?”, melainkan “Apakah lesi tersebut menyebabkan gangguan aliran darah yang signifikan secara fisiologis?”.
Untuk menilai signifikansi fungsional suatu lesi, dunia kardiologi intervensi telah berkembang dari penggunaan kawat tekanan (pressure wire) konvensional hingga pendekatan berbasis pencitraan (imaging) dan analisis komputasi (computational fluid dynamics) berbasis AI.
| Parameter / Fitur | FFR (Fractional Flow Reserve) JPG | QFR (Quantitative Flow Ratio) JPG | VFR (Virtual Flow Reserve) JPG | UFR (Ultrasonic Flow Ratio) JPG |
| Modalitas Utama / Sumber Data | Pressure wire-based | Angiography-based | OCT-based (Optical Coherence Tomography) | IVUS-based (Intravascular Ultrasound) |
| Kebutuhan Pressure Wire | Memerlukan pressure wire khusus | Tanpa pressure wire | Tanpa pressure wire | Tanpa pressure wire |
| Penggunaan Adenosine | Memerlukan agen hiperemik (adenosine) | Tanpa adenosine | Tanpa adenosine | Tanpa adenosine |
| Metode Analisis | Pengukuran rasio tekanan distal (Pd) dan aorta (Pa) saat hiperemia maksimal | Rekonstruksi 3D dari minimal 2 proyeksi angiografi & contrast-flow analysis | Integrasi 3D lumen/anatomi dari OCT pullback & analisis komputasi AI | Integrasi 3D lumen/anatomi dari IVUS pullback & analisis komputasi AI |
| Nilai Cut-off Signifikansi | FFR ≤ 0,80 | QFR ≤ 0,80 | Estimasi virtual FFR | Estimasi virtual FFR |
| Keunggulan Integrasi | Gold standard referensi fisiologi invasif | Cepat, efisien tanpa alat tambahan invasif | Memadukan evaluasi anatomi mikro (OCT) & fisiologi dalam 1 pemeriksaan | Memadukan evaluasi anatomi pembuluh (IVUS) & fisiologi dalam 1 pemeriksaan |

FFR merupakan standar referensi (gold standard) untuk penilaian fisiologi invasif. FFR mengukur perbedaan tekanan sebelum dan sesudah area penyempitan menggunakan pressure wire saat kondisi hiperemia maksimal yang diinduksi oleh obat adenosine. Nilai FFR ≤0,80 menunjukkan bahwa lesi tersebut signifikan secara fungsional dan merekomendasikan remaskularisasi/PCI.

QFR menghadirkan analisis fisiologi berbasis angiografi tanpa perlu memasukkan pressure wire maupun memberikan agen hiperemik adenosine. Dengan mengombinasikan rekonstruksi 3D pembuluh darah dan analisis alir kontras (contrast-flow analysis), QFR berbasis AI mampu mengkalkulasi nilai fungsional secara presisi dengan ambang batas signifikansi QFR ≤0,80.

VFR memanfaatkan data pencitraan resolusi tinggi dari Optical Coherence Tomography (OCT) pullback. Dengan pemodelan anatomi 3D dan analisis komputasi fluida berbasis AI, VFR menghasilkan estimasi virtual FFR secara simultan. Keunggulannya, dokter dapat menilai struktur detail plak/kalsium sekaligus fungsi aliran darah dalam satu kali pemeriksaan pencitraan.

UFR beroperasi berbasis data pencitraan Intravascular Ultrasound (IVUS) pullback. Mengintegrasikan gambaran 3D lumen dan struktur dinding pembuluh darah dari IVUS dengan computational fluid dynamics berbasis AI, UFR memberikan estimasi nilai virtual FFR. Prosedur ini menggabungkan keunggulan evaluasi kalsifikasi/diameter pembuluh darah dan fungsi aliran tanpa resiko tambahan dari kawat tekanan.
Pilihan antara FFR, QFR, VFR, atau UFR bukan tentang mencari mana yang paling superior secara absolut, melainkan menyelaraskan modalitas dengan kebutuhan klinis pasien:
Penerapan teknologi penilaian fisiologi koroner (physiology-guided PCI) terbukti meningkatkan ketepatan pengambilan keputusan klinis dan hasil jangka panjang pasien. Baik melalui pendekatan pressure wire maupun analisis komputasi berbasis AI (angiografi, IVUS, atau OCT), integrasi data fungsional merupakan kunci optimasi prosedur intervensi kardiovaskular modern.
Membutuhkan teknologi coronary physiology & intravascular imaging untuk memperlengkapi laboratorium kateterisasi (Cathlab) Rumah Sakit Anda? Hubungi penyedia solusi teknologi kesehatan terpercaya PT Meditrans Global: