Posted 13 Juli 2026 by Bintang
Calcified lesion atau plak terkalsifikasi merupakan salah satu tantangan paling signifikan dalam prosedur Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Karakteristik lesi yang jauh lebih keras dapat sangat memengaruhi proses lesion preparation (persiapan lesi) sebelum dokter melakukan implantasi stent, sehingga diperlukan strategi dan teknologi yang tepat sesuai dengan kondisi anatomis pasien.

Kalsium yang menumpuk pada dinding pembuluh darah, membuat lesi menjadi lebih keras dan kurang fleksibel. Berbeda dengan plak aterosklerosis biasa yang relatif lebih lunak, kalsifikasi bertindak layaknya “cangkang” atau tulang di dalam pembuluh darah penderita.
Akibatnya, pembuluh darah menjadi lebih sulit dikembangkan sehingga pemasangan dan ekspansi stent menjadi kurang optimal. Secara spesifik, keberadaan lesi berkalsium pada saat prosedur PCI dapat menyebabkan berbagai komplikasi teknis, di antaranya:

Mengingat risiko stent underexpansion yang dapat berujung pada penyumbatan ulang (restenosis), maka diperlukan alat khusus sebelum pemasangan balon dan stent!
Salah satu teknologi yang berkembang untuk menangani lesi berkalsium adalah Intravascular Lithotripsy (IVL). IVL menggunakan gelombang kejut (shockwave) untuk memodifikasi kalsium pada dinding pembuluh darah sebelum pemasangan stent. Gelombang kejut ini secara aman meretakkan kalsium di dalam dinding pembuluh darah tanpa merusak jaringan lunak di sekitarnya.
Untuk menjawab kebutuhan klinis ini, hadirlah inovasi Vesscrack Coronary IVL System dari Lepu Medical. Sistem ini dirancang untuk memodifikasi plak berkalsium secara efisien sebagai bagian krusial dari persiapan lesi sebelum pemasangan stent.
| Karakteristik | Lesi Non-Kalsifikasi (Aterosklerosis Biasa) | Lesi Kalsifikasi (Calcified Lesion) |
| Kondisi Fisik | Plak lunak, dinding pembuluh darah masih elastis. | Plak keras/kaku menyerupai cangkang tulang. |
| Tantangan Ekspansi | Balon dan stent umumnya mudah dikembangkan. | Balon sulit mengembang optimal. |
| Risiko Prosedur | Lebih rendah. | Risiko stent underexpansion sangat tinggi jika kalsium tidak dimodifikasi. |
| Alat Persiapan Khusus | Umumnya cukup dengan balloon angioplasty standar. | Memerlukan Intravascular Lithotripsy (IVL) atau alat modifikasi plak lainnya. |
Keberhasilan implantasi stent pada anatomi pembuluh darah yang mengalami kalsifikasi berat sangat bergantung pada lesion preparation yang baik. Dengan memanfaatkan gelombang kejut dari Vesscrack Coronary IVL System, fasilitas kesehatan dapat mengoptimalkan hasil tindakan PCI dan meminimalisir risiko komplikasi akibat stent underexpansion.

Dapatkan Informasi Lebih Lanjut!
Untuk pengadaan perangkat kardiologi intervensi, informasi spesifikasi teknis Vesscrack Coronary IVL System by Lepu Medical, serta penawaran terbaik untuk fasilitas medis Anda, hubungi tim kami:
๐ Telepon/WhatsApp: (+62) 812 8000 1102
๐ Website Resmi: meditrans.id