Posted 1 Februari 2026 by Bintang
Dalam praktik klinis sehari-hari, penilaian stenosis koroner bukan hanya soal ada atau tidaknya penyempitan, melainkan apakah penyempitan tersebut benar-benar menyebabkan iskemia miokard. Oleh karena itu, evaluasi fisiologi koroner memegang peran krusial dalam menentukan strategi terapi yang tepat bagi pasien penyakit jantung koroner.
Selama bertahun-tahun, Fractional Flow Reserve (FFR) invasif telah menjadi standar emas dalam evaluasi fisiologi koroner. Namun, prosedur ini memerlukan pressure wire dan pemberian adenosine, yang dalam praktik dapat menambah kompleksitas, durasi prosedur, serta risiko efek samping pada pasien.

Seiring perkembangan teknologi, pendekatan berbasis angiografi seperti Quantitative Flow Ratio (QFR) hadir sebagai solusi inovatif untuk menjawab tantangan tersebut.
QFR adalah metode angiography-derived physiology yang memungkinkan penilaian fisiologi koroner langsung dari data angiografi rutin, tanpa memerlukan:
Dengan memanfaatkan rekonstruksi 3D pembuluh darah koroner dan analisis aliran berbasis komputasi, QFR memberikan informasi fungsional mengenai signifikansi stenosis secara efisien dan akurat.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di JACC (Journal of the American College of Cardiology), QFR terbukti memiliki akurasi diagnostik yang sebanding dengan FFR invasif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
Temuan ini memperkuat posisi QFR sebagai alternatif fisiologi koroner yang valid secara ilmiah, sekaligus lebih praktis dalam implementasi klinis.
Meskipun FFR invasif merupakan standar fisiologi, dalam praktik sehari-hari prosedur ini memiliki beberapa keterbatasan, antara lain:
Kondisi inilah yang mendorong pengembangan teknologi fisiologi koroner berbasis angiografi seperti QFR.
QFR dirancang untuk mendukung efisiensi dan kemudahan di cath lab, dengan berbagai keunggulan utama:
Dengan keunggulan tersebut, QFR membantu dokter mendapatkan informasi fisiologi yang dibutuhkan tanpa menambah beban prosedural.

Kini, QFR 3.0 tersedia melalui Meditrans, menghadirkan versi terbaru dari teknologi QFR untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih presisi.
QFR 3.0 dirancang untuk:
Evaluasi stenosis koroner tidak cukup hanya berdasarkan gambaran anatomi. Penilaian fisiologi koroner menjadi kunci dalam menentukan apakah suatu lesi benar-benar membutuhkan intervensi.
Dengan bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa QFR non-inferior dibandingkan FFR invasif, serta keunggulan berupa tanpa wire, tanpa adenosine, lebih cepat, dan lebih efisien, QFR menjadi solusi modern yang relevan dengan kebutuhan praktik klinis saat ini.
Melalui kehadiran QFR 3.0, Meditrans mendukung penerapan teknologi fisiologi koroner generasi terbaru untuk keputusan klinis yang lebih tepat, aman, dan efisien.
๐ Info lebih lanjut: (+62) 812 8000 1102
๐ Website: meditrans.id